#Rabuku 6 Januari 2016

Simple Miracle

Penulis: Ayu Utami

Simple Miracles merupakan hasil kelahiran dari karya Ayu Utami sebelumnya. Setiap karya Ayu punya benang merahnya, termasuk yang satu ini, sebuah tulisan nyata tentang keluarga dan apa yang terjadi didalamnya. Ada satu anggota keluarga dapat berkomunikasi dengan arwah, ada seorang lagi yang berusaha bersifat kritis namun terbuka terhadap gejala itu, dimana sang keponakan menyebutkan jadwal wafatnya ibu dan bibi mereka. Simple Miracles merupakan bagian dari seri spiritualisme kritis, yang sebelumnya didahului dengan Bilangan Fu. Seperti dalam buku-bukunya terdahulu, Ayu membatasi dengan 3 bagian, yaitu Hantu, Tahun dan Tuhan.

Dalam bagian Hantu ada judul: Ibu Sakit, Kamar Mayat, Kisah Hantu, Konsistensi dan Reputasi, Keajaiban Kecil, Kelahiran, A-um, Teman, Arwah Teman, Wawancara, Jumat Kliwon, dan Keluarga Ayah.

Sementara untuk bagian Tahun terdiri dari: Tahun, Spiritual Kritis, Indonesia, Jawa, Alkulturasi, Doa, Ritual dan Anti Ritual, Ekses Kuasa, Ekses Cinta, Lebih Bukanlah Semuannya, dan Iman

Lalu pada bagian akhir, Ayu membaginya dengan beberapa judul: Teka-teki Standar Ganda, Doa Ibu, Doaku, Lourdes, Bibi Gemuk dan Ibu, Medium, st. Carolus, Ranjang, Rosario, Selasa Kliwon, Telepon, Sakam Maria dan ditutup dengan Mukjimat Sederhana. Ayu memberikan tambahan pada kisah nyatanya yang berjudul Lingkar Doa, 40+7 hari, dan Assumptio.

Cerita ini merupakan kisah nyata dari keluarga Ayu Utami sendiri. Dia mengambil plot dari ibu dan bibinya (bibi gemuk) tentu saja si Ayu sendiri beserta kakak-adiknya

Dalam buku ini tiap bagian tidak saling menyambung, misal bagian pertama Hantu, judul pertama yang Ayu tulis adalah Ibu Sakit, yang menceritakan bahwa pengalaman dirinya ketika membayangkan ibunya meninggal karena sakit, ceritanya pas si Ayu masih muda dan butuh sandaran menunggui ibunya yang sakit. Selesai sampai disitu saja. Lalu ganti lagi cerita yang lain terus menerus seperti itu.

Di bagian Tuhan pas judulnya Jawa, Ayu bercerita mengenai mitos Jawa penanam ari-ari(plasenta) dalam tanah dimana Bibi Gemuk, Bibi Kurus dan Cicilia bercerita bahwa ari-ari adalah teman ketika masih dalam perut. Ia tidak menjadi manusia tetapi rohnya hidup bersama kita. Sebagai orang Jawa mengenal konsep “sedulur papat lima pancer” empat saudara dan lima ditengahnya. Setiap manusia adalah si pusat itu yang memiliki 4 saudara yang senantiasa bersama mengelilingi seperti mata angin. Empat saudara halus itu ketuban,ari-ari, darah dan tali pusar. Ayu kecil bertanya pada ibunya apa ari-ari itu bernyawa ibunya tak menjawab. Semakin dewasa Ayu mengetahui hal tersebut adalah metode pengetahuan yang tidak dapat dirumuskan pada jawaban ya dan tidak.

Pada bagian Tuhan dengan judul Doaku, si Ayu dewasa tetap percaya pada doa karena ibunya. Syarat doa adalah kita tidak menutup diri. Ayu akan berdoa lebih keras apabila kekasihnya atau pacar gelapnya naik pesawat terbang. Disini Ayu bercerita bahwa hampir 20 tahun tidak beragama, tidak ke Gereja kecuali ada upacara khusus. Anehnya, waktu kecil sampai remaja dia religius. Hal yang menyebabkan dia sebal kepada lembaga agama dan para pastor yang sok kuasa,melecehkan perempuan dan anak-anak, disamping itu patriarki dan penyalahgunaan kuasa. Ayahnya wafat ketika usia Ayu mencapai 40an. Mulailah dia religius lalu menikah dengan pasangan hidup di Gereja tanpa mendaftarkan pada lembaga negara.

Dalam judul ini, seperti biasa Ayu menyisipkan kata, biasanya menyebutnya quote “kadang sesuatu hadir begitu sederhana, sehingga kita enggan mengakuinya”. Simple Miracles merupakan perjalanan spirtulisme kritis Ayu yang bertutur tentang agama, kematian, mitos jawa, dan segala apapun yang berhubungan dengan gejala yang bersifat logis dan tidak logis. Buku ini mempunyai benang merah dengan buku-buku sebelumnya terutama dengan Bilangan Fu, yang sama-sama mengusung spiritual kritis

Simple Miracles ini merupakan puncak spritualisme-nya Ayu. Pernah dalam sesi wawancara launching Bilangan Fu, Ayu berkata bahwa dia anti pernikahan dengan alasan bahwa menikah itu merupakan bentuk dari penyerahan tubuh perempuan kepada laki-laki. Nah di buku Simple Miracles ini terdapat alasan kenapa Ayu mau menikah dengan Rik. Simple Miracles itu lebih kepada pencapaian Ayu untuk membangkitkan spirit dalam hidup, ternyata dengan doa dia memiliki ketenangan. Dia akhirnya menikah.

Di dalam buku ini, banyak ditemukan quotes-quotes Ayu. Semua quote yang ia tulis, seperti seolah-oleh kejadiaan disekitar kita atau terjadi pada diri kita sendiri. Salah satu contoh quotesnya ada pada halaman 158 berikut:

“Jika suatu rahasia tidak dibukakan untukmu, maka tak sebaiknya kamu mengintip”

Kira-kira begitulah Simple Miracles. Tertarik membaca?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *