Program Baru 2018

Halo, rekan-rekan Klub Buku Yogyakarta!

Tahun sudah berganti, KBY pun berubah dalam beberapa hal. Sabtu (20/1) kemarin diadakan rapat internal dan terjadi reorganisasi. Hari itu kami juga rapat agenda apa saja yang akan kami coba adakan selama tahun 2018. Kami butuh dukungan rekan-rekan agar semua program dapat dijalankan dengan baik. Jadi, inilah program kami di tahun 2018 berdasarkan hasil rapat:

A. PROGRAM OFFLINE

Program offline adalah program yang memungkinkan para anggota KBY dan teman-teman lain untuk bertatap muka. Kapan saja kita bisa berjumpa?

  1. BBK (Bengong Bersama KBY)

Bengong Bersama KBY atau yang sering disingkat BBK adalah kegiatan rutin bulanan KBY untuk bertatap muka dan berdiskusi membahas satu buku yang sudah ditentukan sebelumnya. Satu orang anggota KBY akan ditunjuk untuk jadi pemantik diskusi dan koordinator kegiatan online akan bertugas menjadi moderator untuk menggiring diskusi agar kondusif. BBK pertama akan diadakan Februari ini. Pantau akun medsos kami untuk info lebih lanjut, yaa~

 

  1. Perpustakaan Jalanan

Setelah absen sekian lama, kali ini perpustakaan jalanan akan kembali hadir melapak beberapa koleksi KBY untuk dibaca teman-teman semua. Perpustakaan jalanan direncakan akan digelar pada bulan Maret, Mei, Juli, September, November. Apa sih perpustakaan jalanan?

Perpustakaan jalanan adalah perpustakaan yang dibuka di jalan, semua orang boleh berkunjung dan membaca di tempat. Bukunya belum bisa dibawa pulang, ya. Oya, kadang kami menyediakan kesempatan untuk mewarnai di tempat untuk teman-teman atau adik-adik yang ingin mewarnai. Tempatnya di mana? Pantau akun medsos kami untuk info lebih lanjut, yaa~

 

  1. KBY Goes To Publisher

Yuk, kita berkunjung ke penerbit-penerbit yang ada di Yogyakarta untuk tahu seperti apa sih proses pembuatan buku! KBY goes to publisher rencananya akan diadakan 4 bulan sekali dimulai dari bulan April, Agustus, terkahir Desember 2018. Akan ke mana saja kita? Pantau akun medsos kami untuk info lebih lanjut, yaa~

 

  1. Workshop

Melihat antusiasme rekan-rekan datang ke workshop di Tahun Baru di JBS Musim Kelima kemarin, kami mengagendakan untuk mengadakan workshop lagi. Materi apa, kapan, dan siapa pematerinya? Pantau akun medsos kami untuk info lebih lanjut, yaa~

 

  1. Nonton Bareng KBY

Nah, ini nih agenda yang cukup seru: nobar. Tahun ini kami akan menggelar Nobar KBY untuk kemudian dilanjut berdiskusi tentang film yang selesai ditonton. Rencananya, nobar akan diadakan pada bulan Juni dan Oktober. Tunggu info lebih lanjut, yaa~

 

 

B. PROGRAM ONLINE

Program online adalah program yang diadakan tanpa perlu tatap muka, dilakukan remote via internet. Apa saja program online KBY tahun 2018?

  1. Diskusi Mingguan

Diskusi Mingguan adalah diskusi yang akan dilaksanakan rutin di WhatsAppp Klub Buku Yogyakarta dan semoga terjadwal. Hari-hari tersebut kami akan menunjuk salah satu anggota kami untuk menjadi pemantik diskusi dan diskusi akan dipandu oleh seorang penanggung jawab (PIC). Kami punya #SeninMovie untuk mengulas film, #SelaSastra untuk membahas dunia sastra, #RaBuku untuk membahas buku, #KamisLebihDekat untuk kepo-in sesama anggota KBY, #JumatBarokah untuk membahas segala hal yang barokah (filsafat, seni, cara mengupas nenas, dll), dan #SabtuKenangan untuk membahas hal-hal yang sudah terjadi di masa lampau tapi masih membekas di ingatan.

Berikut jadwal diskusi:

JUDUL DISKUSI JADWAL DISKUSI
#SeninMovie Minggu pertama dan ketiga
#SelaSastra Minggu kedua dan keempat
#RaBuku Minggu pertama dan ketiga
#KamisLebihDekat Minggu kedua dan keempat
#JumatBarokah Minggu pertama dan ketiga
#SabtuKenangan Minggu kedua dan keempat

 

  1. Satu Hari Satu Review

Agenda baru KBY yang satu ini diadakan di Instagram. Kalian yang belum bergabung jadi anggota juga boleh ikut mengirimkan ulasan buku dengan cara mengontak admin di kolom komentar atau DM.

 

  1. Satu Bulan Satu Tulisan

Sesuai permintaan rekan-rekan, tahun ini akhirnya KBY punya wadah bagi rekan-rekan yang senang menulis. Satu Bulan Satu Tulisan adalah program di mana setiap bulan akan ada satu tema yang dilempar di grup WhatsApp dan teman-teman bebas boleh menulis apa saja (esai, puisi, prosa) sesuai tema yang diberikan. Tenggat waktu akan diberikan di akhir bulan. Hasil tulisan kemudian akan diunggah ke blog Klub Buku Yogyakarta ini.

 

Gimana? Seru-seru, kan? Bagi kalian yang tertarik bergabung, sila kontak 0856-4771-8171 atau 0857-2666-8050. Syaratnya mudah: berpartisipasi aktif di forum. Sampai jumpa di salah satu kegiatan, yaa~

 

Salam,

Pengurus KBY

#JumatBarokah 4 Maret 2016

Berfilsafat dengan IDEALISME

Belajar filsafat itu melihat realitas dari banyak perspektif. Kenapa dengan idealisme? Ya kali ini pengen bahas idealisme saja hahahaha. Idealisme adalah Sistem filsafat yang menekankan pentingnya keunggulan pikiran (mind), roh (soul) atau jiwa (spirit) dari pada hal-hal yang bersifat kebendaan atau material. Nama lain dari Idealisme yang digunakan dalam berbagai keilmuan sering disebut dengan serba ruh, jiwa, dan semangat.

Dan berikut penjelasannya.

Idealisme dalam bahasa filsafat lawannya adalah teori materialisme. Idealisme berasal dari bahasa Yunani “idealismos” yang berarti idea yaitu sesuatu yang hadir dalam jiwa, terasa sesuatu dalam diriku (Kuch Kuch Ho Ta He hahaha). Setiap hari menjalani kehidupan realitas kita selalau memakai istilah idealisme. Tetapi, Istilah idealisme yang akan kita bahas malam ini tidak idealisme yang kita pakai sebagai prinsip hidup, bukan idealisme yang berarti hidup berdasarkan mimpi, Idealisme yang ini lawannya realisme; hidup berdasarkan kenyataan. Jadi, idealisme ini sedikit berbeda dengan istilah idealisme di dunia kefilsafatan. Dalam bahasa filsafat, istilah idealisme lebih menekankan kepada IDE daripada menekankan pada IDEAL. Dan lawan idealisme dalam dunia filsafat lawannya adalah materialisme.

Bagi idealisme esensi alam itu ada dalam ide; dimensi batinnya manusia, sedangkan materialisme; hakekat/esensi alam semesta itu ada materinya. Idealisme dalam ranah filsafat disebut mind, soul atau spirit. Materialisme bahwa pikiran itu bersumber dari fisik kemudian direfleksikan, sedangkan Idealisme realitas itu adalah manifestasi dari pikiran yang mengejawantah. Esensi Idealisme duluan pikirannya baru kenyataan. Esensi Materialisme duluan materinya baru dipikirkan. Bahasanya Syekh Plato; ada ide bawaan dalam diri kita sebelum ada bernama materi.

Benda/material dimensi fisiknya itu tidak penting, tapi yang terpenting adalah kalau bahasa aristoteles; formnya. Ini kayunya tidak penting tapi yang esensial adalah bentuknya, kalau Cuma kayunya masih belum esensial, dia jadi berguna, berbentuk meja karena dia punya form meja. Manusia; daging, kulit, tulang, cakep cantik itu tidak esensial, bahwa dia berguna iya tapi yang esensial itu roh, mind, jiwanya. Secantik apapun orang kalau ditinggalkan rohnya, jiwanya, sudah tidak menarik lagi. Idealisme lebih tahan lama daripada material, contohnya ide dalam sebuah karya.

Sebab muncul Idealisme, pertama karena keberatan terhadap perspektif yang cenderung material. Orang menggunakan materi boleh saja, kita tidak menafikannya tapi jangan digunakan sebagai basis paham sentral. Jika materi jadi sentral pasti akan kehilangan esensinya. Kedua, karena ketika orang tidak idealis, kemungkinan besar akan jadi seorang skeptisisme -jatuh dalam kelompok kebingungan (ragu-ragu)- dan kehidupan tidak bisa dijalankan dengan pedoman materialis-skeptis belaka. Skeptis itu orang yang selalu ragu-ragu, tidak bisa menemukan kejelasan, tidak bisa menemukan kebenaran yang pasti. Karena materi itu selalu berubah-rubah, dapat berubah karena bergantinya waktu, berubah karena pengaruh dari luar. Oleh karena itu, kalau kita berpikir dengan dasar materi, kita akan bisa berubah, bingung bahkan ragu-ragu menegaskan sesuatu. Sedangkan ide itu tetap dan tahan lama. Contoh cara berpikir dengan idealisme; islam itu sebenarnya damai, sedangkan jika hanya cara berpikirnya materialisme maka dalam realitasnya tidak akan pernah damai, karena ada deviasi (penyimpangan) dalam memahami Islam. Indonesia juga seperti itu, sebenarnya Indonesia idealnya itu kaya, indah alamnya dan pintar, damai, santun dan ramah penduduknya, tetapi karena banyak “masyarakatnya” yang berpikir dengan cara materialisme, maka keindahan dan kekayaan alamnya tidak terolah dengan maksimal, kemiskinan semakin meningkat, kesopan-santunan, keramahan, kedamaian, dan kecerdasan semakin menurun.

Selanjutnya, dari pengantar di atas saya akan lebih menjelaskan lagi secara lebih detail, kenapa ada teori idealisme, bagaimana cara berpikirnya dan jenis-jenisnya. Sebagai berikut :

  1. ASUMSI-ASUMSI IDEALISME

Pertama, manusia adalah makhluk spiritual (jiwa dan berakal). Dimensi jiwanya itu sangat berpengaruh dalam hidupnya. Pada hakekatnya, manusia selalu punya rasa kecenderungan ke arah spiritual (masuk lebih dalam daripada sekedar fisik), manusia tidak pernah berhenti pada materi/fisik dalam hidupnya, dia selalu lebih masuk menuju kearah batin, kearah makna, kearah nilai. Makna spiritual di sini bermakna dimensi batin yang influensiil untuk menentukan apa yang dilihat. Jangan menyerah hanya karena lemah/kekurangan di materi, memahami materi itu lebih mudah, memelihara fisik itu lebih gampang, oleh karena itu kelebihan manusia bukan di fisik/materinya, tetapi memiliki kekayaan batin yang luar biasa, daya potensi jiwa yang luar biasa, daya berpikir yang luar biasa, itulah kelebihan manusia.

Kedua, Jiwa/Ruh/Ide adalah lebih penting dan Influential daripada materi/fisik.

Ketiga, Tidak ada sesuatu yang berdiri di luar pemikiran. Tidak ada satu hal pun di dunia ini yang berada di luar jangkauan pemikiran kita. Semua sesuatu itu berada dalam lingkup pemikiran kita. Bahkan keberadaan benda fisik itu tergantung di pikiran, begitu benda itu tidak ada di pikiran, berarti benda itu tidak eksis/tidak ada.

  1. DASAR BERPIKIR IDEALISME

Pertama, Hakekat atau esensi alam semesta itu ada dalam jiwa/ruh/ide. Materi hanya bungkus dan perwujudan (perluasan)-nya saja.

Kedua, Dunia ide sifatnya lebih pasti dibandingkan dunia materi. Materi itu berubah, tidak stabil, tidak pasti; sedangkan ide lebih bersifat tahan lama dan “abadi“.

Maksudnya, badan/fisik bisa mati, bisa hancur tapi tidak dengan isinya, yang mati itu tidak ruh tapi jasadnya, cantik atau cakep itu tidak kekal, tapi jiwa/ruhnya itu yang kekal dan pasti. Ketika kita mencintai perempuan atau pria karena materi/fisiknya belaka, maka kita tidak akan mencintainya lagi jika fisiknya sudah berubah.

Ketiga, Fitrahnya manusia itu secara umum mendambakan kebenaran yang hakiki, sempurna dan abadi, dan hal ini tidak dapat ditemukan dalam dunia materi yang tidak sempurna dan selalu berubah. Secara nilai yang sementara itu nilainya lebih rendah dari pada yang hakiki, tahan lama. Ide, pikiran yang sifatnya baik derajatnya lebih tinggi dan cenderung disukai manusia. Baik dan Jahat, ketika “orang baik” berbuat jahat hanya untuk sementara karena beberapa sebab, nilai kejahatannya juga akan berkurang, begitu sebaliknya ketika “orang jahat” berbuat baik tapi hanya untuk sementara, nilai kebaikannya juga tidak mempengaruhi kejahatannya, karena sifatnya hanya sementara.

Keempat, Empiris atau pengalaman itu sepenuhnya merupakan aktifitas mental/aktifitas batin. Pergaulan kita dengan sesuatu atau seseorang dalam realitas hidup, meskipun kita tidak berkomunikasi dengan mereka; sekedar melihat saja itu sepenuhnya merupakan pergulatan batin, pengalaman batin.

  1. LOGIKA BERPIKIR IDEALISME :

Logika yang menjadi dasar metafisik dan dasar epistemologi kaum idealis adalah bahwa ada hubungan “yang keseluruhan” dengan “yang bagian”. Kebenaran hadir di dalam dan bersama Makrokosmos atau “yang mutlak” dalam sebuah tatanan atau pola yang logis, sistematik dan terhubung.

Model atau pola berpikir Idealisme itu adalah deduktif, maksudnya adalah sebagian itu mewakili keseluruhan. Berpikir sebagian sudah dapat menyimpulkan keseluruhannya. Sedangkan pola berpikir materialisme bersifat induktif; meneliti semuanya kemudian menyimpulkannya. Dunia ini sangat luas dan kompleks, jadi tidak mungkin kita dapat meneliti satu persatu secara keseluruhan, baru kita menemukan kesimpulan.

Bukti paling nyata dari idealisme adalah fenomena nilai (makna) dalam fungsional operatif kehidupan manusia. Hidupnya manusia mulai lahir sampai sekarang ini sebenarnya isinya dari makna ke makna, tafsir ke tafsir, nilai ke nilai. Materi sama (satu) tapi tafsiran bisa berbeda-beda. Misalkan sebuah buku, kita memberikan tafsiran atau mengambil nilai dari buku tersebut akan selalu berbeda-beda.

Ada perbedaan antara logika idealisme Barat dan idealisme Timur (sudah sedikit dijelaskan di atas). Logika idealisme Barat sudah saya jelaskan di atas yaitu bersifat fisikal. Obyek-obyek fisik itu riil\nyata sejauh ia bisa dipahami, kalau tidak bisa dipahami berarti tidak nyata. Apa yang membuat bisa dipahami? Formnya. Contoh meja yg terbuat dr kayu, ini kayu barangnya, kita tidak bisa memahami dari kayunya tapi kita memahami dari form/bentuk yaitu meja. Apa yang membuat obyek-obyek itu bisa dipahami, tidak dari materinya tapi dari aspek “form”-nya atau “idea”-nya.

Sedangkan logika Idealisme Timur lebih bersifat pikiran. Apa yang kita pahami adalah sensasi-sensasi yang terjadi dalam pikiran (sebagaimana dalam mimpi), tidak ada obyek yang nyata di luar pikiran. Pikiran bilang nyata maka akan jadi kenyataan. Ada tidaknya sesuatu itu tidak tergantung objeknya tetapi tergantung orang.

  1. JENIS-JENIS IDEALISME :
  2. Idealisme Subyektif.

Idealisme subjektif bertitik tolak pada ide manusia atau ide sendiri. Alam dan masyarakat ini tercipta dari ide manusia. Segala sesuatu yang timbul dan terjadi di alam atau di masyarakat adalah hasil atau karena ciptaan ide manusia atau idenya sendiri. Eksisternsi sesuatu itu tergantung persepsi. Ada (riil) tidaknya sesuatu itu tergantung dipahami orang atau tidak, kalau tidak ada orang satupun belum tahu itu berati tidak ada. Idealisme ini seperti logika idealisme Timur.

  1. Idealisme Objektif

Idealisme Objektif adalah idealisme yang bertitik tolak pada ide di luar manusia. Idealisme objektif ini dikatakan bahwa akal menemukan apa yang sudah terdapat dalam susunan alam. Sesuatu baik dalam alam atau masyarakat adalah hasil dari ciptaan ide universil. Pandangan filsafat seperti ini pada dasarnya mengakui sesuatu yang bukan materi, yang ada secara abadi di luar manusia, sesuatu yang bukan materi itu ada sebelum dunia alam semesta ini ada, termasuk manusia dan segala pikiran dan perasaannya.

Maksudnya, ada ide diluar ide yang ada di kepala kita yang ide sifatnya objektif universal. Ada satu bagian dunia lain yang sifatnya ideal, yang itu nanti jadi rujukan pikiran kita untuk memikirkan tentang sesuatu. Ada dunia idea yang sifatnya abadi dan sempurna, yang dulu akal kita ada di sana, bergumul di sana yang sekarang turun ke bumi. Di dunia idea itu ada banyak sekali hal-hal yang di dunia kenyataan ada, tapi di dunia idea sesuatu itu dalam bentuk yang sempurna. Menurut Plato, idealisme obyektif itu bahwa ada dunia ide bawaan yang dari sana kita dapat banyak ide bawaan yang kita pakai untuk memahami dunia nyata. Maksudnya, bahan pikiran itu tidak dari materi tapi dari ide, materi itu sekedar representasinya (perwujudannya), materi ada itu karena ada ide, bukan sebaliknya. Contoh ayam, kenapa itu namanya ayam? Karena dulu di “dunia ideal” itu pernah ada (rekoneksi).

  1. IDEALISME PERSONALISTIK

Idealism Personalistik hampir mirip dengan idealisme subyektif, tetapi idealisme personalistik sedikit lebih ditekankan bahwa realitas/materi itu sifatnya plural, bukan karena materinya sendiri yang plural tetapi karena manusianya yang plural.

Bagi kelompok ini, alam adalah tata tertib yang obyektif, walaupun begitu alam tidak berada sendiri. Manusia mengatasi alam jika ia mengadakan interpretasi terhadap alam ini. Bahasa mudahnya, alam secara obyektif itu ada tatananya, ada polanya sendiri, akan tetapi begitu manusia masuk, alam bisa ditafsirkan secara berbeda-beda oleh manusia.

Hakikat kenyataan bergantung kepada kepribadian yang sadar, tergantung kesadaran manusia memahami hakikat tersebut. Kekuasaan manusia atas alam, dan kekuasaan manusia itu interpretasi alam. Dan hakekatnya alam ternyata tidak ada di alam itu sendiri, tetapi tergantung pada sejauh mana level kesadarannya manusia.

Paham ini juga menekankan bahwa jiwa bersifat pribadi dan masing-masing berdiri sendiri, sehingga setiap individu mempunyai kebebasan untuk mengekspresikan dirinya sendiri.

Contohnya tsunami. Secara alam itu memang sudah tatanan alam; tidak adanya keseimbangan, hakekatnya sudah menjadi kenyataan kalau itu bencana, akan tetapi secara personal manusia akan meinterpretasikan bencana tersebut berbeda-beda.

 

#JumatBarokah 29 Januari 2016

Pondok Pesantren

Pondok Pesantren sebagian banyak masyarakat sudah mengetahui apa itu pondok pesantren. Diantara member KBY ada yang (mantan) penghuni pesantren dan ada juga yang menjadi bagian dari pesantren. Salah satu member KBY akan menjelaskan bagaimana kehidupan di pesantren.  Kebetulan juga member KBY ini adalah “ning” salah satu pondok pesantren yang di KotaGede. “Ning” disini adalah sebutan khusus untuk  perempuan yang punya pondok, adapun “Gus” sebutan untuk laki-laki.

Pondok biasanya ada yang Tradisional dan Modern, yang Tradisional ini salah satu pembelajaran kitab kuning, dimana para santri-sebutan anak yang mengikuti pembelajaran di pondok pesantren duduk melingkar atau berderet menghadap langsung ke Ustd/Ustdzah (Guru) dengan kitab (buku) dimasing-masing santri. Sedangkan Modern targantung masing-masing pondoknya, ada yang tidak mengajarkan kitab kuning. Seperti di Pondoknya member KBY yang satu ini, pondok pesantren ini termasuk modern karena Pak Kyai-nya (pemilik pondok) lebih mengajarkan issue tolerensi, belajar agama dengan mendatangkan Kyai pondok lain atau pemuka agama lain, atau seperti mendatangkan Cak Nun dan Mba Alissa Wahid (Putri Alm. Gus Dur- Dir. Gusdurian)

Kegiatan pondok juga bermacam-macam tergantung aturan yang diterapkan, misal setiap Subuh melakukan kegiatan Ibadah (Sholat) bersama dilanjut dengan kajian subuh- mengkaji kitab Taklim. Adapun kegiatan menjelang petang dari waktu Magrib ibadah sholat dan mengaji, ketika waktu Isya-pun sama hanya saja ditambah Muhasabah yaitu memperbaiki diri agar lebih baik sedangkan Muhajadah menyebut kebesaran Sang Pecipta Alam dengan membaca tahlil, tahmid, tasbih dan lain-lain.

Kalau berbicara pondok pesantren pasti tahu dengan barokah pak Kyai- para santri sering kali berebutan untuk mendapat barokah itu, mulai dari berebut minuman/makanan sisa dari Pak Kyai-nya, berebut menata sandal/sepatunya Pak Kyai dan rebutan salaman/nyium tangan Pak Kyai-nya dimana para santri beranggapan melakukan hal tersebut agar mendapat ilmu atau doa atau hal-hal yang baik dari Pak Kyai-nya. Jadi jangan lupa nyium tangan, biar dapat berkah dapat jodoh.

#JumatBarokah 22 Januari 2016

MEA

MEA merupakan hasil kesepakatan negara yang tergabung  dalam ASEAN untuk mensejahteraakan sesama anggota asean.  Alasan dibentuknya MEA dimana eknomomi eropa melambat dan pemulihan eknomi USA. Untuk bisa bertahan dalam perekonomian dunia. ASEAN menyepakati adanya sistem pereknomian baru.

Kronologi ASEAN :

  1. Menuju ASEAN vision 2020 dimana mewujudkan kestabilan, kemakmuran, berdaya tinggi untuk bersaing dengan pembangunan yang merata, kemiskinan dan kesenjangan ekonomi menurun.

2.Bali Concord 2003 atau KKT ASEAN Bali 2003 mewujudkan misi ASEAN economic, security-community, dan sosio-culture

  1. road-map Asean Community 2009-2015 memuat politik-keamanan ekonomi dan sosial.

Pada tahun 2015 Asean menajdi pasar terbuka yang bebasis produksi dimana aliran barang, jasa dan investasi akan bergerak bebas sesuai dengan kesepakatan ASEAN. Asean mualai kerjasama perdagangan dengan negara china, Korea, Jepang India, Australia dan New Zeland.  Ada 12 sektor prioritas yaitu agrobinis, air travel, otomtif, E-Asean, elektronik, perikanan, kesehatan, produk berbahan karet, textile dan apparel, produk berbahan kayu ,logistic dan service.

Semua barang yang tegabung dalam MEA akan dapat keluar dan masuk di negera tersebut. Salah satunya adalah pemberian bebas visa (kunjungan) untuk wisata, bekerja ataupun sekolah. Hal ini bertujuan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan untuk belibur. Namun, banyak pengamtan ekonomi Indonesia terutama mengatakan bahwa MEA belum siap diterapkan di Indonesia karena kurang kita dalam persaingan pedagangan. Sedangkan Presiden cukup yakin adanya MEA karena bisa mendorong investasi dan meciptaan ide kreatif masyarakat Indonesia.

#JumatBarokah 15 Januari 2016

Penerbitan Indie

Membahas mengenai penerbitan Indie di kota Yogyakarat yaitu Indie Book Corner (IBC). Dalam kesempatan kali ini teman-teman KBY melakukan kunjungan dan sekaligus menjadi sesi online KBY dalam #Jumatabrokah.

Sejarah IBC sendiri berdiri mulai 2009, dimana sang pemiliknya Irwan Bajang mengelola penerbitan indie atas dasar ingin membantu penulis pemula untuk mempermudah penerbitan. Karena sebelumnya Irwan Bajang bekerja pada penerbitan mayor, beliau melihat kesulitan penulis pemula apabila akan menerbitkan bukunya, penerbitan mayor akan menyeleksi secara ketat naskah mana yang layak, siapa penulisnya dan sebagainya.

Ada sekitar 200-300an buku yang sudah diterbitakan oleh IBC baik fiksi maupun non fiksi ada juga buku terjemahan.  Di IBC sendiri penulis dapat berkomunikasi langsung dengan editor IBC naskah kita enaknya mau diapain? Seberapa banyak mau nyetak? Covernya bagaimana?  Karena system indie kita (penulis) membayar untuk menerbitkan bukunya, pembagian royalty, pemasaran buku tersebut

Untuk jasa penerbitan buku IBC desaig cover bisa diharga Rp 500.000, layout perhalaman Rp. 2500, untuk naskah terjemaah bisa dihitung perkata atau perhalaman dengan memakai cacatan harganya bisa dari Rp. 5000 sampai dengan Rp 150.000. Untuk seberapa banyak buku yang mau kita terbitin, IBC tidak mempermasalahkan mau nerbitin 1 eksemplar atau sebanyak mungkin yang kita mau alias tergantung pemintaan.

#JumatBarokah 20 November 2015

Romantisme dalam Islam [Part 1]

Dalam pembahasan ini saya tidak menjelaskan tentang gerakan romantisme dalam kejayaan dunia Islam masa lampau yang memberikan sumbangan besar bagi zaman pencerahan (renaisans di Prancis, aufklarung di Jerman, enlightment di Inggris) di dunia eropa-barat, dan juga tidak dalam hal-hal yang barbau filsafat, walaupun dalam historisnya ia memiliki keterkaitan dengan aliran-aliran filsafat dalam dunia Islam (baca: timur tengah), namun saya akan menjelaskan mengambil sedikit bait-bait romantis dari syair-syairnya Abu Muhammad Qasim ibn Musa ibn Yamun al-Thalibi al-Akhmasi (Ibnu Yamun) yang di syarahi oleh Muhammad at-Tahami ibni al-Madani Kanuni (Abad 13 H/ 18 M) dengan nama kitab Qurratul ‘Uyun (menyejukkan mata dan menenangkan hati).

Berbicara romantis dalam Islam, tidak bisa lepas dari masalah pernikahan, dan berbicara romantisnya pernikahan tidak asyik kalau tidak membahas hubungan bercinta. asiiiiikkkk

Bahasa ‘romantis di atas ranjang’ dalam Islam namanya jima’ (bersenggama) ketika sudah halal, bernama zina ketika belum, sedangkan ahli seksolog menamainya berhubungan seksual, orang romantis mengatakannya bercinta, jadi pembahasan ini saya sebagai orang April yang Romatis (halahhhhh) akan menggunakan kata ‘bercinta’ untuk mewakili berbagai jenis bahasa tersebut. (padahal ga ada sangkut pautnya hahahaha)

Dalam pembahasan ini saya tidak berniat memberikan etika normatif tentang bercinta (lha wong aku aja belum nikah kok sudah ngajarin etika bercinta hehehe), tetapi kita sama-sama belajar -bagaimana Nabi SAW mengajarkan kita bagaiman cara-cara bercinta yang baik- demi keturunan yang baik pula dari yang kita hasikan bersama pasangan kita nantinya (pasangan halal). Tentang waktu dan tata cara bercinta, dari apa yang baik dan buruk, serta boleh dan tidak boleh dilakukan dalam pandangan agama Islam.

Pada dasarnya, menurut Islam, jika sudah halal (suami-istri) seks itu bebas (tapi yo juga terbatas to yo), (nanti kalau ga ada batasannya nikmat seks malah cuma angin jadi angin kenangan penyesalan hehehe) kapanpun ingin menyalurkan syahwat bercinta, apapun yang hendak dilakukan dan bagaimanapun mengeksplorasikan model bercinta, pada intinya semua itu dibebaskan akan tetapi demi kebaikan, kesehatan, serta keturunan, al-Qur’an dan Hadits telah mengaturnya; memberikan  peraturan-peraturan (syari’at), anjuran-anjuran dan larangan-larangannya, demi kebaikan umatnya.

Allah berfirman dalam surah al-Baqarah ayat 223 yang berbunyi:

نِسَآؤُكُمۡ حَرۡثٞ لَّكُمۡ فَأۡتُواْ حَرۡثَكُمۡ أَنَّىٰ شِئۡتُمۡۖ وَقَدِّمُواْ لِأَنفُسِكُمۡۚ ……………………………………

Artinya : “Istriistrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok tanam itu bagaimana saja kamu kehendaki.”

Tentang waktu -kapan dianjurkan dan dilarang- bercinta, dan apa saja yang berhubungan dengannya, selain hari-hari yang akan dijelaskan di bawah, pada dasarnya, diperbolehkan untuk bercinta setiap waktu, baik pagi, siang maupun malam. Adapun bahwa bercinta di awal malam itulah yang lebih utama. Terutama pada malam jum’at, karena malam jum’at adalah malam yang paling utama dalam satu minggu. Dan juga disunnahkan pada malam senin karena ada keutamaan yang besar di dalamnya.

Sedangkan waktu-waktu yang dilarang untuk hubungan bercinta adalah larangan (haram hukumnya) melakukan berenggama dalam keadaan istri sedang haid dan nifas, sebagaimana firman Allah SWT dalam surah al-Baqarah ayat 222 :

وَيَسۡ‍َٔلُونَكَ عَنِ ٱلۡمَحِيضِۖ قُلۡ هُوَ أَذٗى فَٱعۡتَزِلُواْ ٱلنِّسَآءَ فِي ٱلۡمَحِيضِ وَلَا تَقۡرَبُوهُنَّ حَتَّىٰ يَطۡهُرۡنَۖ فَإِذَا تَطَهَّرۡنَ فَأۡتُوهُنَّ مِنۡ حَيۡثُ أَمَرَكُمُ ٱللَّهُۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلتَّوَّٰبِينَ وَيُحِبُّ ٱلۡمُتَطَهِّرِينَ

Artinya : Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri

Yang dijauhi bukan istri kalian lho ya tapi farjinya (vagina). Adapun keturunan yang dihasilkan dari berhubungan ketika keadaan haid, seperti kata Nabi Sulaiman kepada seorang laki-laki yang tidak mengakui anaknya yang hitam kulitnya :“Apakah kamu menjima’ istrimu ketika ia haid? Maka sang suamipun berkata ‘benar’. maka Nabi Sulaiman As pun berkata: “Ia adalah anakmu, pastinya Allah Swt menjadikan anak itu hitam kulitnya sebagai bentuk hukuman atas kalian berdua.” Dan Hadits Nabi SAW yang artinya : Barang siapa bersetubuh dengan istrinya yang sedang haid, kemudian ditakdirkan mempunyai anak dan terjangkiti penyakit kusta, maka jangan sekali-kali mencela, kecuali mencela dirinya sendiri. Dan jelasnya, janganlah kalian menyalahkan syariat (agama) karena syariat telah memberi peringatan akan hal itu.

Sedangkan hari-hari yang perlu dihindari dalam bercinta itu ada 4 hari; pertama, pada malam Idul Adha, karena ada riwayat menceritakan bahwa anak yang terlahir dari hubungan malam ini akan mempunyai sifat pembunuh. Kedua, ketiga dan keempat pada malam di hari awal, pertengahan dan akhir setiap bulannya. Karena ada sebuah hadits Nabi mengatakan “janganlah berjima’ pada awal dan pertengahan di setiap bulan”. Hal tersebut akan mengakibatkan gila pada anak yang terlahir. Akan tetapi larangan-larangan tersebut hanya sampai batas makruh, tidak sampai berhukum haram. Wallahu A’lam

Kemudian, tentang tata cara bercinta, istri itu laksana kendaraan suami, mau model berhubungan model seperti apa, atas, samping, belakang, asalkan di satu lubang yang sama (vagina) diperbolehkan menurut agama. Sedangkan model berdiri, hukumnya makruh (dihindari dapat pahala, tidak ya tidak apa-apa). Akan tetapi sifat/model bersetubuh yang lebih utama adalah model suami di atas istri, meskipun sebagian ada juga yang mengatakan bersetubuh model belakang itu lah yang lebih utama dan nikmat rasanya. Hahahahahahaha nikah ah

Disunnahkan, ketika akan bersetubuh (tidur) seorang istri hendak memakai wewangian dan mempercantik diri untuk suaminya dan si suami hendaknya mengharumkan bau mulutnya.

Demi kesehatan, hindarilah berhubungan bercinta dalam keadaan perut sangat kenyang, lapar dan habis makan ikan dendeng kering. Karena, ketiga hal tersebut akan mudah terjangkit penyakit tulang, bahkan kematian. (bener ga bu doktel? Eh sudah left ya dia)

Ketika hendak berhubungan, suami tidak boleh memberikan uang (nyawer) kepada istri, dengan niat agar sang istri mau melepaskan celana dalamnya. Dengan istrinya sendiri saja tidak boleh, apalagi membeli pelacur guna menikamti tubuhnya.

Seperti sebuah musik, keindahan dan kenikmatan musik itu diawali dengan intro. Jadi hendaknya sebelum bercinta dianjurkan terlebih dahulu buat bercakap-cakap dengan bahasa romantis (ngegombal), bercumbu rayu, meraba, memeluk, dan mencium (tidak boleh mencium mata) dengan penuh kehangatan, dengan penuh cinta, eaaaaaaa. Hadits Nabi; “Barang siapa bercumbu rayu dengan istrinya, maka Allah tetapkan baginya dua puluh kebaikan, dan Alloh hapus darinya dua puluh kesalahan. maka apabila ia memegang tangan istrinya, maka Alloh tetapkan baginya empat puluh kebaikan, dan Allah hapus darinya empat puluh kesalahan. dan apabila ia menciumnya, maka Alloh tetapkan baginya enam puluh kebaikan, dan Allah hapus darinya enam puluh kesalahan. dan apabila ia menjima’nya, maka Alloh tetapkan baginya seratus dua puluh kebaikan, dan Allah hapus darinya seratus dua puluh kesalahan. maka apabila ia mandi besar, maka Allah berseru kepada malaikat malaikatnya: “Lihatlah hamba Ku, ia mandi besar karena takut kepada Ku serta ia meyakini bahwa Aku adalah tuhannya, maka saksikanlah oleh kalian bahwasanya Aku telah menghapus dosa dosanya, maka tidaklah air mengalir dari rambut rambutnya, melainkan Alloh tetapkan baginya kebaikan”. Hadits lain Nabi Muhmmad bersabda : “Janganlah salah seorang dari kalian menjima’ istrinya sebagai mana jima’nya binatang akan tetapi hendaklah ada antara mereka berdua perantara, Maka Sahabat berkata:”Apakah perantara itu wahai Rasulullah?’ maka Nabi Saw berkata:“Berciuman dan rayuan”.

Lakukanlah dalam keadaaan tanpa sehelai benangpun menutupi tubuh, tapi tidak seperti telanjangnya kuda, maksudnya adalah lakukan dan nikmatilah bercintamu di bawah satu selimut. Kenapa Islam menyuruh begitu, karena tidur dalam keadaan telanjang bulat mendatangkan banyak manfaat, antara lain; menjalankan perintah Nabi, menyehatkan, tubuh terasa lebih rileks, gerakan tubuh lebih bebas, menambahkan kemesraan, dan menjaga kebersihan. Hadits Nabi; ‘janganlah kalian bersenggama dalam keadaan telanjang bulat seperti telanjangnya kuda’

Tahap awal bercinta, mulailah sang suami mengangkat kakinya kemudian naik ke atas tubuh istri, dan hendaknya posisi kepala istri lebih rendah dari pada pantatnya (diangkat/diganjal bantal). Menurut ahli fiqih dan kedokteran (dokter mana ya ini) cara atau posisi seperti inilah yang paling nikmat dalam bersenggama.

Menurut Ibnu Yamun: “disarankan kepada suami ketika akan memasukkan penisnya ke dalam vagina istrinya, hendaknya suami memegang penisnya dengan tangan kirinya sambil mengusap-usap kepala zakarnya di atas bibir vagina sang istri. Kemudian zakarnya baru dimasukkan ke dalam vagina. Dan ketika suami hendak akan ejakulasi, ada baiknya suami mengangkat pantat istrinya lebih ke atas serta membaca firman Allah sebagai berikut “ALHAMDULILLAHILLADZI KHOLAQO MINAL MAAI BASYARON FAJAALAHU NASABAN WA SIHRON WAKAANA ROBBUKA QODIIRON”. Artinya “Segala puji bagi Allah yg telah menjadikan dari air mani manusia, maka ia menjadikan manusia itu beranak pinak, dan adalah Tuhanmu itu maha kuasa.“ Dengan begitu, sesungguhnya suami-istri akan merasakan kenikmatan yang sangat luar biasa nikmatnya yang tak bisa digambarkan oleh siapapun. Sebagai catatan, sebelum berejakulasi, janganlah suami mencabut penisnya dari vagina istrinya (yang masih perawan).

Jika suami lebih dulu mengeluarkan mani dari pada istrinya, dianjurkan suami tidak mencabut penisnya dari vagina istrinya, sampai istrinya mengeluarkan maninya. Begitu sebaliknya, jika istri mengeluarkan lebih dulu dari pada suaminya, hendaknya si suami cepat-cepat mencabut penisnya, karena jika tidak, sang istri akan merasakan kesakitan. Diantara tanda-tanda keluarnya mani seorang perempuan adalah; keningnya berkeringat, pelukannya makin kuat, lemas persendiannya, dan malu-malu memandang laki-lakinya, dan kadang-kadang gemeteran.

Sebagai catatan, ketika hendak bercinta, bacalah bismillah dan berdoa seperti yang ada dalam kitab Hadits Shahih Bukhari: “BISMILLAHI ALLOHUMMA JANNIBNASSAYTOONA WAJANNIBISSAYTOONA MAA ROZAQTANA”. Artinya “Dengan menyebut nama Allah, ya Allah jauhkanlah setan dari kami, dan jauhkanlah setan dari sesuatu yg telah engkau rizqikan kepada kami”. Sedangkan Imam Ghazali dalam kitabnya yang fenomenal Ihya’ Ulumuddin, beliau berkata “Disunahkan bagi yg hendak seggama, hendaklah ia memulai dengan membaca basmalah, kemudian membaca surat Al Ikhlas dengan tidak membaca takbir dan tahlil, kemudian ia membaca doa: BISMILLAHIL ‘ALIYIL ADZIMI. ALLOHUMMA’JALHAA ZURRIYYATAN TOYYIBATAN IN KUNTA QODDARTA AN TAKHRUJA DZAALIKA MIN SULBI. Artinya “Dengan menyebut nama Allah yg Maha Besar lagi agung. Ya Allah, jadikanlah istriku ini penyebab adanya turunanku yg baik, apabila engkau memastikan turunan itu keluar dari tulang rusukku”.

Banyak ulama’ berpendapat, ketika melakukan hubungan bercinta tidak diawali dengan menyebut Nama Allah, maka setan akan duduk di atas zakar (penis) suami, kemudian ketika zakar suami mengeluarkan mani ke dalam farji (vagina) istri, setan juga akan mengeluarkan maninya masuk ke dalam farjinya (vagina) sang istri. Wallahu A’lam

Demikian penjelasan dari saya yang jauh dari kata sempurna ini, tentang etika bersenggama dalam kitab Qurratul ‘uyun. Untuk lebih menyempurnakan, dan menambah keilmuan keislaman kalian, bacalah bukunya, kalian akan mengerti kalau Islam itu inklusif tidak eksklusif.

#JumatBarokah #2

Selamat malam teman-teman KBY. Ketemu lagi di #JumatBarokah edisi ke-2 untuk bulan Oktober. Pada bingung dan bertanya-tanya ya, edisi pertamanya mana? #JumatBarokah edisi pertama waktu itu live dari #KampungBukuYogya bersama kak Danti dan kak Valen.

Kok nggak ada live twit atau live report-nya? Nggak sempat kak, kami yang datang aja waktu itu terlalu terhipnotis dengan sulap mereka yang mengubah bekas botol UC 1000 jadi asbak portable yang keren banget.

Untuk hari ini di #JumatBarokah ini saya akan berbagi sedikit mengenaiSocial Protection.

Udah tau belum apa itu social protection?

Dalam Pembukaan UUD 1945 dan batang tubuh UUD 1945 secara jelas sudah disebutkan bahwa Indonesia menjamin kesejahteraan warga masyarakatnya.

Nah loh? Lalu apa hubungannya antara social protection dan kesejahteraan warga masyarakat?

Salah satu cara untuk mensejahterakan warga negara adalah dengan memberikan social protection. Social protection ini secara sederhana bisa diartikan sebagai perlindungan sosial atau jaminan sosial bahasa kerennya. Kalau dibandingkan dengan negara-negara dunia pertama atau negara dunia kedua, Indonesia bisa dibilang lambat mengadopsi sistem ini. Pada mulanya penyelenggaraan jaminan sosial ini terbatas pada penyelenggaraan jaminan kesehatan dan pemberian pensiun,  namun saat itu hanya diperuntukkan bagi pegawai negeri dan pegawai swasta. Ada banyak permasalahan yang timbul ketika itu, jaminan yang diberikan kepada PNS tentu saja menjadi beban bagi APBN yang jumlahnya tidak seberapa dan menjadi beban bagi para pemberi kerja di sektor swasta.

Setelah perdebatan panjang di parlemen barulah pada tahun 2004, DPR menyetujui UU No 40 mengenai Sistem Jaminan Sosial Nasional. SJSN ini lahir sebagai sebuah bentuk perlindungan sosial yang menjamin agar setiap pesertanya bisa memenuhi kebutuhan dasar hidup agar kesejahteraan sosial bisa terwujud.

Sampai disini ada yang mau bertanya? Kalau nggak ada saya lanjutkan ya.

Walaupun sudah ada UU No 40 tahun 2004, dalam prakteknya SJSN masih jauh dari kata dapat menyejahterakan warga negara. Hal ini dikarenakan belum ada badan hukum yang bertugas untuk menyelenggarakan SJSN. Kemudian disiapkanlah RUU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). RUU BPJS ini pun sempat terkatung-katung selama lima tahun. Kenapa? Karena terjadi tarik ulur antara pemerintah dan lembaga tinggi negara. Perbedaan kepentingan juga menjadi salah satu penyebab BPJS ini terkatung-katung.

Nah, kalau ada teman-teman yang baru di PHP gebetan atau digantung gebetan sebulan dua bulan, nggak usah galau dulu, nggak usah sedih sampai mau bunuh diri dulu, RUU BPJS aja digantung pemerintah dan lembaga tinggi negara selama kurang lebih lima tahunan.

Lembaga-lembaga penyelenggara yang sudah ada sebelumnya semenjak adanya UU ini diminta untuk menyesuaikan diri dengan UU yang baru ini, salah satunya adalah menjadi lembaga yang non-profit atau not for profit. Yang diatur dalam UU ini termasuk jumlah iuran, manfaat, sistem pendanaan, serta mekanisme pemberian layana, terutama sekali dalam program jaminan kesehatan. Makanya belakangan ini BPJS identik dengan pesakitan atau rumah sakit.

Lanjut ya?!

Tapi sebelum saya lanjutkan, saya ingin bertanya, ada yang tau nggak contoh-contoh lain dari social protection atau jaminan sosial yang sudah diberikan oleh pemerintah Indonesia kepada warga negaranya?

Ya benar, program-program bantuan sosial, jamkesmas, bantuan langusng tunai dan juga raskin itu sebenarnya beberapa bentuk social protection yang bisa diberikan negara kepada warga masyarakatnya.

Sesuai dengan UU No 40 Tahun 2004, program-program jaminan sosial yang akan diselenggarakan meliputi: jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun dan jaminan kematian.

Jaminan Kesehatan (JK)

Prinsip utama dari jaminan kesehatan ini adalah asuransi sosial dan ekuitas yang bertujuan untuk memberikan manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat. Mengenai besaran, cakupan pelayanan yang diberikan dan untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan semua sudah ditetapkan pemerintah dalam UU. Kedepannya diharapkan melalui adanya sosial protection di bidang kesehatan ini akan berdampak pada pemerataan pelayanan kesehatan, memperbesar peluang serta kesempatan kerja tenaga medis dan paramedic, meningkatkan keahlian dibidang kedokteran dan diharapkan akan muncul teknologi-teknologi baru yang bisa semakin meningkatkan standar serta mutu pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Tujuan utama dari diselengarakannya JKK ini adalah agar para peserta memperoleh manfaat pelayanan kesehatans serta santunan uang tunai apabila mengalami kecelakaan kerja atau menderita penyakit akibat kerja. Besarannya sudah diatur oleh pemerintah menyesuaikan dengan upah dan dibebankan kepada pemberi kerja.

Jaminan Hari Tua (JHT)

Tujuan utama dari JHT ini adlah agar para peserya menerima uang tunai ketika memasuki masa pensiun, mengalami cacat total tetap atau meninggal dunia. Iuran JHT ini dibebankan kepada pekerja dan pemberi kerja, dengan mekanisme yang diatur sesuai dengan kebutuhan.

Jaminan Pensiun (JP)

Salah satu tujuan JP ini adalah untuk mempertahankan kehidupan yang layak pada saat peserta kehilangan atau berkurangnya penghasilan ketika memasuki usia pensiun. Tiap bulan, selama masa kerja, pekerja akan dipotong penghasilannya yang kemudian nantinya akan diberikan ketika sudah pensiun. Namun saat ini mekanisme pemberian dana pensiun hanya sebatas pada PNS saja.

Jaminan Kematian (JKm)

Jaminan kematian ini diberikan tiga hari setelah peserta meninggal dunia, yang menjadi tanggung jawab dari pemberi kerja. Namun sayangnya di Indonesia sendiri program ini baru akan berjalan sekitar 20 hingga 25 tahun yang akan datang.

Kedepannya apabila program social protection yang diberikan oleh negara ini dapat dijalankan sebagaimana seharusnya tentunya akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat, mengurangi angka ketergantungan dan membantu mobilisasi dana masyarakat yang mampu membentuk tabungan nasional.

Dengan skema jaminan sosial yang diberlakukan saat ini, dimana pemerintah menghimpun dana dari masyarakat untuk kemudian ‘diputar’ atau disalurkan kembali, secara tidak langsung akan membantu peningkatan pembangunan di sektor ekonomi dan kedepannya diharapkan Indonesia bisa menjadi negara yang mampu membiayai program pembangunannya dari dana domestik yang dimiliki.

Lalu sebenarnya apa sih dampak adanya social protection atau yang oleh pemerintah diterjemahkan sebagai sistem jaminan sosial ini?

  1. Meningkatnya perekonomian dalam negeri dengan banyaknya pemberian kredit/investasi kepada masyarakat yang sumber dananya dari masyarakat itu sendiri.
  2. Meningkatnya jumlah lapangan kerja, mengurangi penangguran, mengurangi sektor nonformal dan meningkatkan keinginan masyarakat untuk ikut dalam keanggotaan jaminan sosial.
  3. Terbentuknya dana nasional/tabungan yang besar, dimana hal ini juga dapat membantu meningkatkan kemampuan dan kemandirian bangsa dalam membiayai program-program pembangunan.
  4. Meningkatnya standarisasi dibidang kesehatan karena kesadaran masyarakat akan kesehatan semakin meningkat.
  5. Adanya pengendalian tarif pelayanan kesehatan termasuk didalamnya harga obat-obatan.

Cakupan social protection ini menggambarkan kemampuan ekonomi sebuah negara. Semakin bagus perekonomian sebuah negara, semakin bagus dan banyak pula cakupan pelayanan yang diberikan oleh negara kepada masyarakatnya dalam pemberian perlindungan sosial.

Kenapa negara maju bisa memberikan social protection kepada warga negaranya tidak hanya dalam pemberian pelayanan kesehatan tetapi juga mencakup pendidikan dan ‘bantuan langsung tunai’ bagi pengangguran ataupun warga negara tidak mampu? Itu karena pajak yang mereka tarik dari warganya cukup besar, yaitu sekitar 60% dari penghasilan yang mereka terima. Wajar saja kalau social protection yang mereka miliki bagus dan menjangkau siapa saja.

Akhir kata, mari kita kembali bertanya, Apakah Indonesia sudah mampu dan sanggup untuk menjadi sebuah negara yang memberikan kesejahteraan melalui social protection? Atau skema social protection seperti apa yang harusnya ada di Indonesia?

Terimakasih.

Host : Kak Ahmad
Pemateri: Kak Mo

#JumatBarokah #1

asbak portable

KBY pertama kali bertemu dengan Asbak Portable ini pada saat meet up di Semesta. Adalah kak Danti yang memperkenalkan asbak dari botol UC 1000 bekas yang dililit-lilit tali hingga terlihat semakin eye catching.

Kemudian pada tanggal 9 Oktober 2015, kak Danti dan Kak Valent (founder #BringButtKeeper) berbagi di #JumatBarokah dan mengajari teman-teman KBY cara membuat asbak cantik ini.

Ramah lingkungan bukan?

Yang tertarik dengan Asbak Portable ini bisa langsung menghubungi kak Danti.