Oleh-Oleh Expo Komunitas

Minggu, 21 Mei 2017 kemarin, Klub Buku Yogyakarta ikut Expo Komunitas bersama sekitar 20-an komunitas lain yang diadakan oleh Forum Jogja Peduli di Balai Kota Yogyakarta. Salah satu rangkaian acaranya adalah pelatihan jurnalistik. Nah, berikut materi yang didapat dari Kak Risan, salah satu anggota KBY yang mewakili ikut pelatihan tersebut. Cekidoooott~

 

 

Pelatihan jurnalistik, 21 Mei 2017 di Balai Kota Yogyakarta
SIARAN PERS UNTUK KOMUNITAS: MEMBANGUN HUBUNGAN DENGAN MEDIA
oleh Agus Purwandono

Jurnalis Kedaulatan Raktyat
Ghost writer dan biograf
Founder KR Academy Warungkata.co

Sifat tulisan dalam pers dibedakan menjadi:

1. Pribadi tertutup
Tulisan jenis ini sepertinya sudah jarang dilakukan orang. Tulisan sangat pribadi dan dirahasiakan.
2. Publik terbatas
Tulisan untuk disebarluaskan pada publik terbatas/internal.
3. Pribadi terbuka
Internet dan media sosial membuat tulisan jenis ini menjadi marak.
4. Publik terbuka
Tulisan untuk disebarluaskan pada publik yang luas, baik internal maupun eksternal

Untuk menyebarkan informasi mengenai suatu peristiwa maka dibutuhkan press release atau siaran pers

Apa itu press release?
“PR adalah tentang reputasi – hasil dari apa yang Anda lakukan, apa yang Anda katakan dan apa yang orang lain katakan tentang Anda. ” -Chartered Institute of Public Relations
Umumnya, press release adalah komunikasi tertulis berisi informasi resmi, tentang sebuah peristiwa, pernyataan, kondisi tertentu, atau kejadian lain yang umumnya terkait dengan individu, perusahaan bisnis atau organisasi. Tujuan utama dari semua siaran pers adalah untuk mempromosikan sesuatu yang spesifik, seperti sebuah peristiwa, prestasi, perubahan, atau kejadian yang signifikan

Contoh hal-hal yang memerlukan press release

• Memberikan penjelasan atas sebuah krisis yang melibatkan perusahaan/lembaga/individu
• Memberikan informasi terhadap konsumen (terkait produk)
• Peluncuran produk baru. Informasi tentang acara yang akan, sudah atau sedang diselenggarakan
• Mengenalkan pemimpin baru

Sebelum membuat press release tentukan dulu

Topik : Apa yang akan dibahas?
Tujuan : Untuk apa diterbitkan
Jenis/bentuk: Jenis/bentuk mana yang dipilih?
Pembaca sasaran: Siapa pembaca yang dituju?

 

Tips membuat press release

• Pastikan seorang jurnalis tidak perlu membaca lebih jauh untuk mengetahui esensi ceritanya.
• Untuk pengumpulan bahan dapat melalui proses wawancara, observasi, dan riset/dokumentasi
• Jangan berasumsi jurnalis adalah pakar . Buat press release ringkas namun “berisi” dan akhiri dengan jelas
• Sertakan rincian kontak Anda untuk wartawan untuk mengetahui lebih lanjut – letakkan ini di bawah pernyataan ENDS. Perhatikan apa yang ada dalam siaran pers Anda, pastikan itu akurat. Terkadang Anda mungkin perlu mengirimkan siaran pers yang diembargo sampai tanggal dan waktu tertentu. Artinya media tidak bisa melapor sampai tanggal dan waktu.
• Sertakan beberapa pilihan foto serta caption atau keterangan foto
• Bagian atas naskah berisi “Untuk Disiarkan Segera” atau “Untuk Disiarkan Tanggal …” Headline. Judul siaran pers, layaknya judul berita yang harus menggambarkan isi siaran pers. Dateline. Baris Tanggal. Berisi nama kota dan tanggal. Body. Konten atau isi siaran pers, terdiri dari Lead (Teras) dan Tubuh Berita (Body). Info Lembaga. Di bagian akhir naskah, cantumkan informasi tentang lembaga atau instansi yang mengirimkan rilis. Informasi Kontak. Setelah itu, di bawahnya dicantumkan nama dan alamat lembaga, no. telepon, fax, email, website, termasuk CP (Contact Person/narahubung) yang bisa dihubungi.
Contoh press release